Oral Seks Dengan Pelacur


TANYA: Saya sering ke luar kota lalu kesempatan untuk “jajan” pastinya ada dong. Kebetulan saya masih bujangan dan uang saku dinas luar kota cukuplah untuk nakal-nakalan. Saat penetrasi ke vagina saya selalu pakai kondom, tapi untuk felatio saya tidak pakai kondom, baik saat permulaan permainan maupun menjelang ejakulasi, bahkan kadang ejakulasinya dalam mulutnya dia. Biasanya kondom saya cabut lalu penis saya dioral oleh wanita tersebut. Tapi saya pernah mendengar saat dioral sebaiknya tetap pakai kondom demi keamanan. Bukankah mulut wanita lebih bersih daripada vagina, mengapa harus tetap pakai kondom?

Johan (32), Jakarta

JAWAB: Johan yang suka nakal di luar kota, penularan penyakit kelamin tidak hanya lewat vagina.

Pada saat penis masuk ke mulut wanita ada kemungkinan iritasi (misalnya terkena gigi) pada kulit batang tapi tak dirasakan. Jikalau penis terluka sekecil apapun padahal mulut wanita juga berisi air liur, penularan penyakit melalui cairan tubuh dapat terjadi.

Penyakit itu bisa dari wanita kepada pria (dari hepatitis sampai HIV/AIDS), bisa dari pria kepada wanita karena penyakit yang dibawa pria (termasuk keputihan yang didapat dari wanita lain) akan langsung masuk ke tubuhnya. Apalagi kalau saat itu wanitanya sedang mengalami luka dalam mulut misalnya sariawan atau habis cabut gigi.

Cara paling aman adalah ketika felatio harus pakai kondom.